Forum Silaturrohmi MA Terakreditasi Tuban: adakan Workshop sebagai Upaya kodifikasi Soal berkualitas.
Senin, 28 Oktober 2024. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Tingkat Madrasah Aliyah, Forum Silaturrohmi Madrasah Aliyah terakreditasi (FSMAT) Kabupaten Tuban menyelenggarakan workshop yang berfokus pada pembuatan soal dan telaah soal. FSMAT berupaya melaksanakan pendekatan pendidikan yang menekan pencapaian hasil atau kompetensi yang diharapkan dari peserta didik. Dalam hal assesmen FSMAT berencana menggagas bank soal yang diperoleh dari berbagai guru mata Pelajaran dari berbagai madrasah Aliyah yang tergabung dalam forum tersebut. Sehingga proses pembelajaran, penilaian serta kurikulum dirancang untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Salah satu elemen kunci dari pendekatan ini adalah penyusunan dan telaah soal yang mampu mengukur capaian pembelajaran dengan tepat. Berdasar pada hal tersebut, workshop penyusunan soal yang sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3302 Tahun 2024 untuk mata Pelajaran agama isam, dan merujuk kepala badan standar, kurikulum, dan asesmen pendidikan kementerian pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi nomor Nomor 032/H/KR/2024 menjadi penting untuk mendukung implementasi sistem pendidikan yang berfokus pada hasil tersebut.
Acara yang dilaksanakan di Gedung Auditorium MA Manbail Futuh, diawali dengan Pembacaan al-Quran, dan lagu Indonesia raya, kemudian sambutan oleh kepala FSMAT Kabupaten Tuban KH. Arifudin S.Pdi, M.Pd Menurut beliau, “Forum silaturahmi madrasah aliyah terakreditasi Ini bukan kkm, ini adalah upaya menjalin silaturrahim madrasah aliyah berbasis pesantren. Tujuannya menyatukan visi dan misi, sehingga kita samakan menyusun soal bareng bareng, supaya soalnya berkualitas maka disusun bareng bareng, alhamdulillah hari ini ada 63 pendidik dari delapan Madrasah Aliyah se-kabupaten Tuban, harapan kami setelah workshop ini kita sudah memiliki bank soal”, Ucap beliau.

Dr Hj. Ulfah Hayati Muzayyanah S.Ag, M.Ag, pengawas Madrasah Kemenag Tuban sebagai narasumber pembuatan soal ini mengapresiasi Langkah FSMAT dalam menunjang mutu Pendidikan di kabupaten Tuban, “terobosan membuat bank soal ini sangat bagus, namun penting diketahui bank soal bukanlah Kumpulan soal yang dikumpulkan jadi satu dan ditumpuk begitu saja, bank soal adalah Kumpulan soal yang sesuai dengan kaidah kisi-kisi, telah diujikan, kemudian dianalisis Kembali, apakah soal tersebut sudah memenuhi KKTP, TP, atau belum, sehingga setelah itu kita tahu kualitas soal kita” ucap beliau dalam mengawali materi pada hari ini.
Lebih lanjut beliau menyampaikan berbagai materi tentang pembuatan soal. Pembuatan soal ini sebenarnya tahap akhir dalam Menyusun administrasi Pendidikan, misalnya sebagai seorang petani, hal awal yang dilaksanakan adalah mengelola lahan, menanam, merawat hingga kemudian memanen, dalam Pendidikanpun sama, kita tidak dapat membuat soal tanpa mengetahui tahapnya. Tentu kita harus merujuk pada kurikurum yang berlaku, mencari Capaian pembelajaran, mementukan Tujuan Pembelajaran, dan Menyusun Kriteria Ketercapaian Tujuan Pendidikan, baru kemudian dapat kita dapat membuat kisi-kisi dan merancang soal. Dalam membuat soal ada kriteria tertentu, ada soal yang sifatnya Lots, Mots, dan Hots, soal yang bagus bukan soal yang membuat peserta didik tidak bisa menjawab sama sekali, atau misalnya seluruh jawaban salah semua, atau benar semua. Soal yang baik minimal 50 persen anak dapat menjawabnya, paling ideal 80 persen siswa dapat menjawabnya, sehingga sifatnya soal itu komprehensif. 
Sejalan dengan sambutan dari ketua FSMAT dan materi Pengawas Madrasah tersebut, Workshop ini bertujuan untuk memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah yang tergabung dalam forum ini. terutama dalam penyusunan soal yang sesuai dengan capaian pendidikan. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen yang lebih luas terhadap pendidikan untuk keberlanjutan, guna memastikan bahwa para profesional dan stakeholder pendidikan di masa mendatang telah berbekal kompetensi yang diperlukan. 
Turut hadir dalam workshop beberapa kelapBapak Suwarno M.Pd, Bapak Ali Musyafa S.Ag, M.M, dari tim pengawas Madrasah kemenag Tuban memberikan Materi “Telaah Soal”. Soal yg baik adalah soal yang ada narasi analisis yang membantu anak anak berfikir lebih terbuka.
Sebelum acara diakhiri Kepala FSMAT menyampaikan terima kasih pada narasumber dan seluruh peserta WorkShop yang telah mensukseskan acara, kemudian ditutup dengan membaca al -ashri tiga kali dengan harapan mendapatkan ridho dan keberkahan dalam setiap langkah.